Skip to content Skip to navigation

RAKER ISIPII 2018

Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) sebagai sebuah organisasi profesi dan keilmuan yang mewadahi para sarjana di bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia baru saja melaksanakan Rapat Kerja (Raker) pada hari Minggu, 4 Maret 2018 lalu.

Raker diselenggarakan di gedung baru Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Rapat yang dihadiri oleh para Pengurus, Pembina dan Anggota ISIPII  tersebut berlangsung dari pagi hingga siang hari.

Tema Raker tahun ini adalah “Inisiasi Peran Ilmu Informasi dalam Pembangunan Berkelanjutan”. Tema diskusi tersebut diangkat sebagai pengantar untuk mendapatkan masukan pada program kerja ISIPII yang terbagi pada: Studi, Penelitian dan Diseminasi; Pengembangan Profesional; dan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan Raker dibuka oleh Ketua Panitia Raker, Mustika Wati; Presiden ISIPII, Farli Elnumeri, dan Woro Titi Haryanti (Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI) yang juga merupakan Sekjen ISIPII yang pertama.

Kemudian acara masuk ke diskusi dengan paparan narasumber. Paparan pertama oleh Hendro Wicaksono yang menjelaskan bagaimana tren ke depan penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di perpustakaan. Lalu diikuti oleh Utami Budi Rahayu Hariyadi yang menjelaskan tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 (Sustainable Developments Goals atau SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sementara Luthfiati Makarim berbagi pengalamannya saat mengikuti International Summer School di Stuttgart pada tahun 2017 lalu yang fokus pada peran apa yang dapat diambil oleh perpustakaan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pada akhir Raker ini ada beberapa masukan mengenai program kerja ISIPII ke depan yaitu:

  1. Studi, penelitian dan diseminasi
  1. Pengembangan kajian ‘Arsip Statis’ yang masih minim di Indonesia.
  2. Mengumpulkan atau membuat portal yang menyatukan tulisan, kajian, dan karya ilmiah di Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi. (Sudah disediakan melalui JODIS pada program kerja ISIPII)
  1. Pengembangan Profesional
  1. Pembuatan Direktori Pustakawan Indonesia, kerja sama dengan kampus.
  2. Mempertemukan alumni, praktisi dan/atau institusi/stakeholder dengan kampus (Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi) melalui asosiasi FPPTI untuk update pengetahuan.
  3. Memfasilitasi pembahasan isu ‘beban kerja fungsional pustakawan’ agar dapat tidak terhambat dalam mencapai jenjang yang tinggi di lembaganya.
  4. Sinkronisasi kegiatan ISIPII dengan himpunan mahasiswa jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi
  1. Pengabdian Masyarakat
  1. Memunculkan program ‘Pustakawan Mengajar’, duplikasi dari program ‘Indonesia Mengajar’.
  2. Perhatian pada program PerpuSeru sebagai kendaraan implementasi SDG’s melalui keterlibatan Perpustakaan.
  1. Umum
  1. Mencari sumber keuangan lain untuk operasional ISIPII
  2. Perlu dipikirkan nilai tambah bagi anggota maupun calon anggota pada saat mau bergabung dengan ISIPII yang berbeda dari asosiasi lainnya. (Koordinasi pembagian peran dengan asosiasi lain agar tidak tumpeng tindih kegiatan)

Materi presentasi dari ketiga narasumber dapat diunduh di sini. Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui akun facebook berikut ini:

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.